Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Maret 2014

Social Trip Jogja


Social Trip Jogja, Tanamkan Hidup Sehat dan Hijau Sejak Dini 

            Pagi yang cerah, 23 Februari 2014, Action Trigger dari L-Men Community Yogyakarta (@LMenJogja) dan Green Booster HiLo Green Yogyakarta (@HiLoJogja) sudah siap untuk melaksanakan aksi sosial #SocialTripJogja. Udara di Jogja juga sudah mulai kembali bersih pasca dampak hujan abu erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur. Segarnya udara pagi menambah semangat kami untuk kembali “Beraksi, Berbagi Inspirasi” nyata kepada masyarakat secara langsung.
            Tepat pukul 8.00 WIB semua peserta Social Trip Jogja sudah berkumpul di meeting point Monumen Jogja Kembali yang kemudian perjalanan dilanjutkan langsung ke tempat utama acara pagi itu yaitu di Panti Asuhan/ Pesantren Mu’Adz bin Jabbal. Panti asuhan ini berada di lereng gunung Merapi, daerah sekitar Turgo kurang lebih 7 km dari puncak Gunung Merapi dan merupakan panti asuhan swadaya masyarakat yang dibentuk pasca erupsi Merapi pada tahun 2010 yang lalu.
            Sambutan hangat langsung kami terima dari pengurus dan adik-adik panti asuhan. Acara kami mulai tepat pukul 9.00 WIB setelah semua barang maupun peralatan sudah selesai dipersiapkan. “Selamat pagi adik-adik!”, salam hangat dari pembawa acara kala itu. Social Trip Jogja kali ini kakak-kakak dari L-Men Community Yogyakarta dan HiLo Green Yogyakarta akan melakukan beberapa kegiatan yaitu edukasi tentang bahaya rokok sejak dini, edukasi hidup hijau, berkebun bersama, dan penyerahan donasi berupa sembako berupa pakaian layak pakai kepada pihak panti.
            Acara utama dimulai dengan edukasi bahaya rokok sejak dini yang disampaikan oleh Kak Rico selaku perwakilan tim Health Educator dari LMenJogja. Materi disampaikan dengan santai, adik-adik diputarkan video animasi tentang rokok seperti zat-zat yang terkandung, dampak dan bahaya yang akan dialami bagi seorang perokok baik aktif maupun pasif. Setelah itu dilakukan simulasi sederhana yang sudah disiapkan dengan alat peraga. Dari penjelasan yang diberikan, diharapkan sejak dini anak-anak “TIDAK PENASARAN & TIDAK INGIN MENCOBA MEROKOK” karena dari hasil riset yang telah dilakukan oleh beberapa ahli menginformasikan bahwa awal mula seseorang merokok adalah karena coba-coba. Sedangkan sudah kita ketahui bahwa rokok memiliki zat adiktif sehingga mengakibatkan seseorang itu ketagihan dan terus ingin merokok. Kenali sejak dini, cegah sejak dini, hidup sehat sejak dini sebagai investasi kesehatan seumur hidup.
            Materi edukasi selanjutnya yaitu mengenai hidup hijau 3R “Reduce, Reuse & Recycle” yang disampaikan oleh Kak Billy perwakilan dari Green Educator HiLoJogja. Kurangin produksi sampah, manfaatkan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan, dan daur ulang sehingga kembali memiliki nilai manfaat. Ketika materi hijau ini disampaikan kami pun mencoba untuk lebih mengajak adik-adik berpikir kritis tentang dampak sampah. Beberapa dari mereka menjawab ketika sampah menumpuk maka akan mengakibatkan banjir, air sungai meluap karena terjadi pendangkalan sungai. Jawaban yang tidak kami sangka dari pemikiran seorang anak usia SD, disini dapat kita simpulkan bahwa meskipun dengan keterbatasan yang ada mereka tetap peduli dengan kondisi sekitarnya dengan mengikuti berita dan memahami sebab akibat yang dapat terjadi hanya karena kelalaian manusia. 


            Acara kemudian dilanjutkan dengan menanam bibit pohon sirsak yang sudah kami bawa yang kami sebut dengan “Pohon Persahabatan”. Semua tim begitu sigap menggali lubang untuk ditanami bibit pohon persahabatan. Adik-adik juga begitu antusias ikut membantu kakak-kakak. “Berani kotor bukan jadi masalah yang penting nanti cuci tangan”, ujar Samba.
            Tepat pukul 11.00 WIB acara ditutup dengan penyerahan donasi sembako dan pakaian layak pakai kepada pihak panti yang diwakili oleh Sydney Samba, Reza dan Reno perwakilan dari komunitas dan Aussie Andry mewakili pihak Nutrifood (@nutrifood). Acara Social Trip Jogja ini dapat terlaksana dengan lancar atas bantuan dari Nutrifood sebagai sponsor utama dan juga para donator. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat untuk Panti Asuhan Mu’Adz bin Jabbal. 
            “Mari hidup sehat bebas rokok sejak dini. Mari hidup hijau, lebih bijak sebagai bentuk kepedulian pada bumi kita tercinta. Mari peduli pada sesama, hidup bersama dengan harmonis.”
           

Penggalangan Dana “Haiyan” Philippinne


L-Men Community Yogyakarta
Ikut Serta Dalam Penggalangan Dana “Haiyan” Philippinne

            Bencana bisa datang kapan, dimana dan kepada siapa saja. Saudara dari negara sahabat kita, Philippinne, diterjang angin topan “Haiyan” dan melumpuhkan aktivitas operasional negara tersebut. Sebagai bentuk solidaritas bersama, Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta (@SheratonJogja) bekerjasama dengan komunitas-komunitas dan media yang ada di Yogyakarta mengadakan aksi sosial penggalangan dana pada tanggal 27 Desember 2013. Acara ini menjadi momentum sosial bersama yang juga masih hangat terasa suasana natal pada waktu itu.

            L-Men Community Yogyakarta (@LMenJogja), HiLo Green Yogyakarta (@HiLoJogja) bersama Earth Hour Jogja (@EHJogja) dan banyak tamu undangan lain menghadiri acara yang penuh kekeluargaan tersebut. Tepat pukul 9.00 WIB acara dimulai dengan sambutan hangat dari pihak Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta kepada seluruh tamu undangan dan juga memberikan gambaran singkat yang terjadi di Philippinne pasca “Haiyan”. Penggalangan dana dimulai, karyawati-karyawati hotel kemudian berputar menghampiri seluruh tamu undangan dengan membawa “celengan” ayam sembari mendengarkan lagu “Dari Hati” yang dinyanyikan oleh Bastian dengan iringan musik piano oleh Rico, sungguh kehormatan bagi kami dari L-Men Community Yogyakarta dapat diikut sertakan khusus dalam acara tersebut. Donasi yang tekumpul kemudian akan langsung dikirimkan kepada korban “Haiyan”, semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk mereka disana.
            Acara dilanjutkan dengan presentasi profil komunitas masing-masing yang hadir pada pagi itu, untuk L-Men Community Yogyakarta dan Hilo Green Yogyakarta diwakili oleh Rico dan kembali kami menyuarakan tentang pentingnya hidup sehat serta hidup hijau untuk senantiasa diterapkan sebagai pola gaya hidup sehari-hari dimana manfaatnya tidak hanya dapat langsung dirasakan pada diri sendiri namun juga berdampak positif pada lingkungan sekitar. Begitu pula Earth Hour Jogja yang diwakili oleh Helga yang menjelaskan tentang pentingnya kesadaran kita bersama terhadap efisiensi pemberdayaan energi, mulai dari hal sederhana namun berdampak nyata pada lingkungan.


             

Hangatnya Berbagi di Hari Ibu dan Natal


Hangatnya Berbagi di Hari Ibu dan Natal
dalam Aksi #JogjaBerbagi

            Minggu, 22 Desember 2013 memperingati Hari Ibu dan juga Natal, kembali kami dari L-Men Community Yogyakarta (@LMenJogja) bersama HiLo Green Yogyakarta (@HiLoJogja) ingin sedikit berbagi suka cita bersama. Kali ini kami mengunjungi Yayasan Sayap Ibu Cabang Provinsi D.I. Yogyakarta, Panti Penyantun dan Rehabilitasi Anak Cacat Ganda, SLB Cacat Ganda Daya Ananda, yang beralamat di Kadirojo Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta. Acara hari ini kami namakan Aksi Jogja Berbagi (#JogjaBerbagi)



            Tepat seminggu sebelum acara kunjungan ini dilaksanakan, kami membuka akses untuk pengumpulan donasi sosial yang akan disumbangkan kepada pihak panti. Informasi ini kami sampaikan melalui sosial media maupun broadcast SMS. Dari donasi uang, terkumpul Rp 9.180.000 yang berasal dari para donator baik keluarga, kerabat, maupun teman-teman anggota komunitas dan sebagian dari sumbangan uang ini kemudian kami belanjakan dalam bentuk bahan makanan pokok, susu, popok, dll.
            Acara kami mulai tepat pukul 16.00 WIB seusai sholat Ashar berjamaah. Anak-anak yang mampu untuk mengikuti acara sudah siap menanti kami di ruang tamu yayasan. Penghuni Yayasan Sayap Ibu yang kami kunjungi sebagian besar adalah anak-anak yang memiliki cacat ganda (tuna grahita, tuna wicara, tuna rungu, cacat fisik, lumpuh dll) dengan berbagai latar belakang. Melihat informasi yang ditulis pada papan informasi panti yang diletakkan di ruang tamu, banyak anak tersebut adalah anak-anak terlantar atau hasil temuan. Sungguh miris memang mengetahui informasi tersebut, karena anak tetaplah anak, mereka memiliki hak yang sama dengan anak lain yang tidak cacat dan sama-sama juga masih membutuhkan kasih sayang maupun pengawasan dari orangtuanya, bukan kemudian sengaja “dibuang” atau ditelantarkan. 


            Ramai dan riang, tawa canda mereka begitu polos dan tanpa malu-malu mereka langsung mengajak kami duluan untuk bermain dengan mereka. Ya, anak-anak ini memang rindu akan kasih sayang yang harusnya mereka dapatkan setiap saat. Bukan hanya ketika ada pengunjung datang maupun menunggu pengurus panti yang juga harus berbagi kasih sayang dengan banyak penghuni lain. Anak-anak yang ada di ruang tamu saat itu adalah anak-anak autisme dan ada juga tuna rungu.
“Nama mas siapa?”, tanya Yeni salah satu anak panti. Setelah dijawab Yeni pun memamerkan kepada kami kalau dia juga bisa mengeja dan menulis nama kami pada buku tulis yang sudah dipersiapkannya dari kamar. Sayup-sayup Tini berbisik kalau dia juga ingin menguji kebolehannya bernyanyi di depan kami semua, menghibur semuanya. Kami semua pun bersorak mempersilakan Tini untuk bernyanyi, lagu “Ibu” menjadi pilihannya sore itu, secara spontan menuju reff lagu semuapun ikut bernyanyi bersama. Tidak ada raut kesedihan di mata mereka, entah bentuk ketegaran atau memang mereka belum paham, namun yang pasti mereka itu ada disekitar kita dan mereka layak untuk mendapatkan kasih sayang dari kita semua.
           



Liburan Bareng LMenJogja dan HiLoJogja


Liburan Bareng LMenJogja dan HiLoJogja

            Setelah sekian banyak kegiatan komunitas yang dilakukan sekaligus menghilangkan pengat akan rutinitas sehari-hari, baik kuliah maupun bekerja, kali ini L-Men Community Yogyakarta (@LMenJogja) dan HiLo Green Yogyakarta (@HiLoJogja) mengadakan liburan bersama di Pantai Sadranan, Gunung Kidul. Salah satu kegiatan yang juga akan dimasukkan dalam agenda rutin oleh komunitas untuk merekatkan rasa kekeluargaan serta menjaga agar segala sesuatunya tetap seimbang. Menjalani gaya hidup sehat pastinya juga menjaga untuk terhindar dari stress, oleh karena itulah acara semacam ini juga perlu diadakan. 

            Hari Minggu, 8 Desember 2013, perjalanan ditempuh kurang lebih 2 jam dari pusat kota Yogyakarta. Pantai Sadranan adalah salah satu pantai yang terbentang di sepanjang pesisir pantai selatan Gunung Kidul. Tidak kalah dengan Kute yang ada di Bali, Pantai Sadranan ini juga merupakan pantai berpasir putih karena memang material pasirnya berasal dari formasi gamping Wonosari yang terkikis secara alami kemudian terakumulasi sebagai material lepas pantai tersebut. Pantai ini masih dapat dikategorikan pantai yang masih bersih, terbebas dari polutan walaupun terkadang memang kami tetap dapati sampah yang berasal dari wisatawan yang tidak bertanggungjawab.
            Datang ke pantai tidak lengkap kalau tidak bermain, berenang di laut. Tanpa ada komando khusus secara spontan semua sudah melepas bajunya dan sudah bersiap berlari  berenang di laut. Menikmati kebersamaan seharian penuh sekaligus ditemani deburan ombak kecil yang sesekali menghampiri kami yang sedang bersantai di pinggir pantai sambil menikmati makan siang atau sudah terlalu sore untuk dikatakan makan siang. 


            Dimanapun, kapanpun tetap sadar untuk tetap setia menjalani gaya hidup sehat dan hijau. Ada kalanya kita harus berpikir serius namun ada kalanya juga kita juga harus bersantai. Jangan ragu untuk bergabung dengan kami di LMen Jogja maupun HiLo Jogja karena “We are one FAMILY, not only a common community”.